Selasa, 28 Januari 2014

Sinopsis Emergency Man And Woman Episode 1



Oke Nih..

Kali ini aku Mau bagiin Sinopsis Emergency Man And Woman Episode 1 . Drama ini tayang tiap hari Jumat & Sabtu jam 20.40 dari tanggal 24 januari dengan genre Romance Comedy dan rencananya tayang sebanyak 20 episode.
Langsung Aja ya, ^_^




Sinopsis Emergency Man and Woman Episode 1


Diawali dengan adegan kejar-kejaran antara pasangan pengantin Oh Chang Min dan Oh Jin Hee dengan beberapa orang yang mengenakan jas. Pasangan pengantin yang berlari ini menimbulkan perhatian dari banyak orang. Orang mengejar pasangan pengantin Oh Chang Min dan Oh Jin Hee menabrak penjual makanan yang sedang lewat sehingga tidak dapat mengejar pasangan pengantin ini lagi.




Didalam gereja sedang ada siraman rohani dari pendeta, dan tiba-tiba saja pasangan pengantin Chang Min dan Oh Jin Hee datang dan masuk kedalam gereja dan kembali menimbulkan perhatian. Chang Min berbalik menghadap orang yang berada dalam gereja dan memberikan hormat, ia juga menyuruh Jin Hee melakukannya. Chang Min mengumumkan pernikahan mereka yang akan diadakan disana.

Chang Min: “ Kami memiliki alasan, jadi tolong mengerti kami dengan meminta berkah dari surga. Dan merengkuh kami dengan Cinta dari Tuhan.
Chang Min berbalik menghadap Pendeta dan menyuruh beliau dengan bahasa isyarat untuk membaca kertas yang diberikannya. Dengan kesal pendeta membacakannya.

Pendeta: “ Mempelai Pria Oh Chang Min yang sedang berdiri didepan saya sekarang adalah mahasiswa favorit saya saat saya masih menjadi professor di sekolah kedokteran sebelum mendapat panggilan Tuhan. Dia tampan dan bersinar, selalu memiliki nilai yang bagus” (Wehehe Chang Min muji diri sendiri ni..) Pendeta melepas kaca matanya dan menasehati mereka berdua.

“ Terlepas dari situasi mereka sekarang, sampai rambut hitam mereka berubah menjadi putih, mereka berjanji didepan tuhan akan saling mencintai dengan berbagai kesulitan.
Chang Min memasangkan cincin pada Jin Hee dan meminta maaf sekaligus berterimakasih. Jin Hee merasa terharu dan matanya berkaca-kaca. Mereka saling menatap satu sama lain dan kemudian berciuman.





Prolog

“Dalam ajaran Budha, dikatakan bahwa suami dan istri akan saling bertemu setelah 7000 ‘gup’ takdir. ‘gup’ adalah waktu dimana untuk atu tetes hujan setiap seribu tahun bisa menembus batu hingga menjadi sebesar rumah. Jadi pernikahan adalah suatu keajaiban. Tapi selama kalian menjalani kehidupan sebagai suami dan istri, keajaiban itu akan hilang kedalam galaksi Andromeda.”
Foto pernikahan mereka yang awalnya dihiasi dengan senyuman langsung berubah menjadi wajah yang cemberut.



Chang Min melakukan konsultasi dengan dokter tentang rasa frustasinya kepada istrinya. Dan begitu pula Jin Hee, ia melakukan konsultasi juga terhadap dokter yang sama.

Chang Min: “Aku berusaha keras untuk memahami dengan cara yang positif, tapi aku tidak bisa mengembangkan pola pikir positif. Malas, bodoh, ceroboh.. dia tidak punya apapun yang bisa dilakukan, atau yang ingin dia lakukan, dia bahkan tidak mencoba.. selain itu, tidak ada tempat yang dimiliki, bahkan untuk mangkuk anjing, itu harus berada didepan seekor anjing. Bukannya aneh melihatnya ada diatas meja makan? Jadi kenapa aku harus membersihkan itu setiap pagi? (Chang Min menghentak meja dengan tangannya) untuk apa setelah aku membuka mataku di pagi hari! Kenapa aku harus membersihkan mangkuk anjing setiap pagi ??”




Jin Hee menunjukkan rambutnya yang membotak dibagian tengah, dokter mengatakn kalau botaknya bertambah besar dari sebesar koin 50 won menjadi koin 500 won. Jin Hee sedikit terkejut dan tidak ingin suaminya mengetahui hal ini: “ Dia mungkin memasukkan obat yang bisa memperlebar pembuluh darahku dalam makanan. Keluarganya memintanya berhenti dari sekolah kedokteran karena dia menikahi seseorang sepertiku. Semua orang dikeluarganya adalah dokter. Jadi mertua tidak mengakui kami, ibu mertuaku terutama. Aku mengambil sisa obat untuk penyakit kardiovaskular (jantung) yang tidak dijual suamiku, tapi aku tidak bisa mempercayainya..”

Dokter tidak berkata banyak dan menyarankan Chang Min, Jin Hee untuk datang ke Psikiater.




Chang Min sedang pipis di WC pria, namun seperti yang dikatakannya kalau air seninya tidak lancar seprti orang normal akibat stress. Kemudian datang orang untuk pipis disamping Chang Min, air seninya terlihat deras dan Chang Min menengoknya. Pria itu ikut menoleh kearah Chang Min dan mentertawakan Chang Min.

Chang Min bercermin dan berusaha menguatkan dirinya. Ia bertemu dengan Dr. Bong sambil membawa kotak obat buatannya
“apa maksudmu? Pembatalan kontrak? Obat ini sangat terkenal, mereka kehabisan ini di Amerika. Ini bahkan mendapat penghargaan dari presiden Jerman”
Dr. Bong ini ingin membalas perkataan Chang Min namun ponsenya berdering dan ia berkata ada jadwal operasi. Chang Min marah karena merasa di bodohi ia mendorong kepada Dr. Bong dan membuatnya marah. Ia mendorong kotak obat sehingga jatuh berserakan. Merekapun menjadi pusat perhatian. Chang Min melemah dan meminta maaf. Dr. Bong meminta agar Chang Min bertemu dengan Direktur.




Hee Jin berkaca dan melihat kebotakan dikepalanya. Hee Jin membuka lacinya dan membaca surat perceraiannya dengan Chang Min. Hee Jin berusaha menguatkan diri dan berkata kalau ini yang terakhir kalinya.

Sementara itu Chang Min sedang berada di sebuah tempat, ia mengintip sebuah kamar yang terdapat banyak orang yang sedang mabuk-mabukan. Chang Min melihat Direktur dan mengurungkan dirinya untuk masuk. Chang Min dan Oh Jin mengatakan kalau direktur memang terlihat seperti laki-laki dan Chang Min harus bersabar sedikit untuk melewatinya.





Direktur menyambut hangat Chang Min dan menyuruhnya untuk duduk disampingnya. Direktur ini terlihat sangat genit. Ia mengatakan Chang Min sangat tampan dan meraba bagian2 tubuh Chang Min. Chang Min menghentikan pergerakan tangan Direktur dan mengatakan tujuannya datang kemari. Direktur tidak ingin membicarakan apapun tentang pekerjaan sekarang dan meminta mereka semua untuk bersenang2. Direktur bahkan menyeka bibir Chang Min setelah selesai minum.



Hee Jin sedang memasak sesuatu dan mendapat telpon dari seseorang dan itu adalah ibunya. Ia sedikit terkejut namun segera menjawab panggilan tersebut.
Sementara itu Chang Min masih berada di dalam ruangan bersama Direktur dan yang lainnya. Ia naik keatas meja sambil karoke-an dan menari bersama Direktur.




Hee Jin: “Ibu.. !”

Ia menghela nafas dan melihat kearah panggilan yang sudah dimatikan. Makanan yang dimasaknya mendidih dan airnya tumpah. Ia ingin mematikan gas namun sepertinya ia mengalami seperti serangan jangtung. Hee Jin terjatuh dan mencoba menelpon sang suami.

Chang Min dkk selesai dan ia mengantar Direktur sampai di mobil. Direktur menarik dasi Chang Min dan mencium pipinya. (Hedeeh.. genit amat ya..) . Direktur pergi dan Chang Min menyeka pipinya. Ada perasaan sedih dan kesal. Seorang pria mengantarkan kotak obat Chang Min yang tertinggal.



Hee Jin masih kesakitan dan mengambil obat di lemari. Kotak obat itu jatuh dan berserakan. Ia menuangkan beberapa obat namun urung meminumnya. Sementara masakannya masih saja menyala dan tumpah kemana2.

Didalam perjalanan pulang Chang Min merasa mual dan muntah. Tak lama kemudian hujan turun dan ia berlari disepanjang jalan. Dari arah belakang seseorang yang juga sedang berlari menabrak Chang Min dan membuat kotak obatnya tumpah. Chang Min dengan sabar mengumpulkannya kembali, namun sekarang kotak dari obatnya malah bolong dan obat2nya jatuh berserakan. Chang Min sangat kesal dan menginjak2 obatnya.


Chang Min masuk kedalam rumah dengan keadan basah, ia meminta handuk dari Jin Hee. Jin Hee tidak menyahut dan tetap berbaring di sofa. Jin Hee menyalahkan Chang Min yang tidak membawa payung padahal ia sudah menyuruhnya. Hee Jin kesal karena Chang Min mematikan ponselnya.

Chang Min mengambil handuk sendiri dan melihat kari yang gosong di panci. Ia mengomel namun Jin Hee tetap tidur di sofa. Chang Min kemudian melihat akuariumnya yang kosong, ia marah dan membangunkan Jin Hee dengan paksa. Chang Min menuduh Jin Hee tidak memberi ikannya makanan dan ikannya mati.

Jin Hee: “ memberi makan? Aku hampir mati, jadi aku tidak bisa memberi mereka makan.”

Chang Min: “apa? Apa yang kau lakukan dirumah dan bahkan tidak bisa memberi mereka makan? Apa aku memintamu untuk memberi makanan hangat atau nasi untuk mereka? Kau bahkan tidak bisa memberikan sesendok untuk mereka dan membuat mereka semua mati karena kelaparan?”

Jin Hee juga menuduh Chang Min mencoba membunuhnya dengan obat2 yang diberikannya, Chang Min mengelak dan berkata kalau Jin Hee lah yang membunuh bayi2nya (ikan2nya).




Perkelahian berlanjut dari adu mulut sampai penghancuran barang penting milik pasangan. Mereka berdua sama2 menjerit marah. Ngerinya disini mereka menggunakan gunting dan pisau untuk merusak barang2. ‘_’ Hal terakhir yang rusak adalah foto pernikahan mereka sendiri.
Chang Min dan Hee Jin berdiri sambil melihat kerusakan yang sudah mereka perbuat.




6 tahun kemudian...
Chang Min memakai jas rapi sambil berkaca, teman2nya menyemangati agar Chang Min jangan gugup. Chang Min menghela nafas untuk mengatasi kegugupannya, ia berdiri disebuah tempat dan tempat itu naik dengan perlahan menuju sebuah ruang yang sudah dipenuhi orang.

Sementara Hee Jin baru saja datang setelah ditunggu lama oleh kedua temannya. Ia mengaku kesulitan untuk mendapatkan tempat parkir. Mereka menuju ketempat acara musik dan Jin Hee duduk didepan piano.
Chang Min memperkenalkan dirinya sebagai penyanyi untuk pernikahan sahabatnya. 

Jin Hee terkejut mendengar suara Chang Min yang tepat berada didepannya. Jin Hee langsung menyembunyikan wajahnya saat Chang Min meminta orang yang belum ia ketahui ini memainkan musik.




Setelah dipanggil Chang Min beberapa kali, Jin Hee manmpakkan wajahnya dan Chang Min terlihat terkejut sekali. Jin Hee melihat kesal kearah Chang Min dan berdiri sambil menekan rentetan not. Dan Chang Min sendiri menjatuhkan mikrofon yang ada ditangannya.

Selesai acara Jin Hee makan bersama teman2nya dan membicarakan pertemuannya dengan Chang. Teman Jin Hee memuji Chang Min yang memiliki suara killer namun Jin Hee mengatakan Chang Min tidak punya rasa malu.




Chang Min marah pada temannya karena sudahmengundang janda menjadi pianis. (Woops! Ternyata mereka sudah cerai ya... ‘_’ sedih... ).
Chang Min pergi keparkiran dan melihat mobil yang parkir didepannya. Ia menelpon pemilik mobil dan ternyata itu adalah Jin Hee. Mereka mengenali suara satu sama lain.

Jin Hee: “Oh Chang Min?? “

Chang Min: “Jin Hee. Sibodoh ini... cepat dan pindahkan mobilmu! Bagaimana bisa kau memarkir mobil sperti ini? Kecorobohan tidak bisa disembuhkan dengan obat2an. Hanya jadikan itu sebagai motto seumur hidupmu!”
Jin Hee sangat kesal dan berteriak di tempat makan dan membuat seluruh orang menoleh kearahnya.



Jin Hee mendatangi Chang Min yang berada di parkiran dan mereka berdua bertengkar. Jin Hee bertanya kenapa Chang Min kembali dari Amerika yang membawa sial dan Chang Min mengolok Jin Hee yang seorang janda.

Jin Hee tidak tahan dengan olokan Chang Min dan ia ingin masuk kedalam mobil.
Chang Min: “tunggu.. gaun itu, kau masih belum membuangnya? Itu gaun terbaik dalam hidupmu kan? Apa kau memakainya disetiap pernikahan yang kau datangi? Apa itu seragammu? Apa kau masih menganggur dan tidak memiliki uang untuk membeli gaun? Sekarang kau sudah tua, setidaknya kau harus berpakaian dengan baik.”
Jin Hee malu dan menutup gaunnya itu. Yups.. itu adalah gaun yang dipakainya saat pernikahan mereka.
Chang Min mendapat telpon dari seseorang dan menjawabnya dengan nada pamer pada Jin Hee.




Pertemuan keluarga besar dokter ini membicarakan masalah pengobatan dengan istilah yang rumit. Ibu Chang Min Ny. Sung Sook yang jadi ibu tiri Lee Min Hoo di The Heirs sepertinya menjadi orang yang satu2nya tidak mengetahui pembicaraan apa yang mereka lakukan. Ia mencari istilah2 tersebut di ponsel dan mengirimkan sms kepada seseorang. 

Dr. Sung Gil “kenapa kau datang kesini? Apa kau tahu kursi yang digunakan ini untuk suamimu Tae Suk? Kau seharusnya sudah mempelajarinya saat masih kecil. Kau hanya peduli dengan penampilanmu..”
Orang disebelah Ibu Chang Min membelanya, mereka kemudian mencela Chang Min yang berhenti dari kedokteran dan berjalan kearah yang berlawanan.

Tiba-tiba Chang Min datang dan dan menyapa Paman dan Bibinya. (orang yang sebelumnya mencela dirinya dan ibunya). Chang Min berkata ia akan praktek magang meskipun itu sangat telat menurut bibinya. Ibunya memohon kepada Oppanya, Dr. Sung Gil untuk memasukkan Chang Min dalam pertemuan Keluarga mulai sekarangdan memperlakukan anknya seperti dokter juga. Maklum semuanya adalah dokter dan Chang Min yang sangat telat untuk memulainya.
Yoo Su ng Mi: “Sung Gil tidak memilik anak, jadi dia mengiginkannya meninggalkan rumah sakit untuk keponakannya.” Ny. Sung Sook marah pada bibi Chang Minyang terus mengolok ketidak mampuan anaknya ini. Ibu Chang Min mengatai Sung Mi memiliki kepribadian yang buruk, sementara Chang Min hanya diam sambil mendengarkan pembicaraan tetua keluarga ini.




Jin Hee masih kesal dengan kejadian tadi dan meremas2 gaunnya. Temannya mengkhawatirkan Jin Hee. Jin Hee berkata ia baik2 saja dan terus minum meskipun temnnya sudah melarang, Jin Hee harus bekerja esok hari.

Ny. Sung Sook bangga kepada anaknya yang akhirnya dapat mewujudkan mimpinya. Ny. Sung Sook kembali membahas mengenai pernikahan anaknya dengan wanita yang menyebabkan anaknya terlambat menjadi seorang dokter. Chang Min meminta ibunya untuk tidak membahas itu lagi.

Jin Hee masih di bar dan minum2. Ia curhat dengan temannya tentang pernikahannya yang berakhir hanya dalam satu tahun dan bahkan ditentang oleh mertuanya. Jin Hee meminta minuman yang paling kuat dan langsung meneguknya dalam satu tegukan saat mengingat Chang Min yang mengejeknya diparkiran tadi. Alhasil ia langsung dibawa menggunakan ambulan.



Seorang suster masuk kedalam ruangan Dr. Gook Chun Soo tentang pasien kejang yang akan tiba dalam waktu 5 menit. Dr. Gook bukannya segera bangun malah menyalakan ponsel dan memasang alaram selama 5 menit dan tidur kembali. Hedeeh ‘_’
Jin Hee masuk rumah sakit dalam keadaan mulut berbusa. Teman2nya terus ribut karena sangat khawatir Jin Hee akan mati.
Dr. Gook masuk dan menyuruh semua orang keluar, ia langsung memeriksa Jin Hee dan mendiagnosisnya. Jin Hee muntah ditangan Dr. Gook saat proses intubasi. Perawat dan dokter lain meminta Dr. Gook untuk cepat karena pasien tekanan darahnya semakin memburuk. Dr. Gook meminta waktu sebentar dan mengeluarkan sesuatu dari dalam mulut Jin Hee yang ternyata adalah kulit kerang.
Kondisi Jin Hee membaik setelah dibantu dengan alat bantu pernafasan. Perawat mengatakan hampir saja pasien memiliki luka karena operasi yang mungkin saja terjadi.





Dokter Gook tertidur di ruangannya dan bangun setelah ada orang yang meminta tanda tangannya. Jam menunjukkan pukul 3 pagi. Dr. Gook kembali memeriksa Jin Hee dan memintanya bernafas sendiri saat ia melepaskan alat bantuan nafas. Setelah terlepas Dr. Gook memeriksa mata Jin Hee dan secara tiba-tiba Jin Hee menampar wajah Dr. Gook dan mengumpatnya sebagai lelaki bajingan. Wehee.. mungkin Jin Hee teringat dengan mantan suaminya Chang Min. Dokter perawat lain tetawa kecil, sementara Dr.Gook hanya diam sambil memegangi pipinya yang kena tampar.




Dr. Gook sedang berjalan di koridor rumah sakit dan mengambil minuman, juniornya datang dan mengambilkan minuman itu untuk Dr. Gook. Setelah Dr. Gook pergi, datang Chang Min dan temannya Yong Gyu yang sama2 baru akan mengenakan jas dokter. Chang Min bertanya2 dimana dia akan ditempatkan harapan mereka saat ini adalah mereka tidak ditempatkan di UGD karena itu hanya untuk orang yang bahkan tidak pulang kerumah. Dr. Gook yang tak jauh dari sana mendengarnya.

Ditengah pembicaraan tiba-tiba ada seorang wanita cantik dan seksi yang berjalan sambil membawa koper. Semua orang melihat kearahnya dan bahkan Chang Min melongo melihatnya. Wanita itu sengaja mengibaskan rambut dihadapan orang yang banyak melihatnya.

Chang Min taruhan untuk mendapatkan nomer wanita itu untuk Yong Gyu dengan syarat meminta bantuannyauntuk tugas2. Chang Min mendekati gadis itu dan meminjam telponnya untuk sementara. Wanita itu meminjamkannya dan segera Chang Min menelpon Yong Gyu yag berdiri tak jauh darinya. Chang Min berbicara operasi yang akan dilakukannya namun tidak sempat karena ada seminar, ia meminta Yong Gyu untuk menggantikannya. Dr. Gook juga melihat kejadian itu.




Wanita itu bertanya apakah Chang Min residen (Dokter umum yang melanjutkan spesialis), Chang Min mengatakan iya. Setelah lift terbuka Wanita itu pamit duluan. Dr. Gook berkomentar kalau Chang Min dan Yong Gyu adalah bajingan gila.
Chang Min dan Yong Gyu bertemu dengan temannya Park Sang Hyuk di ruangan dokter magang berkumpul. Park Sang Hyuk memperkenalkan istrinya Lee Young Ae pada Chang Min dan mengatakan kalau Chang Min adalah seniornya yang dapat julukan legenda tangan. Mereka secara kebetulan berada di tim yang sama yaitu tim 4. Kemudian datang wanita cantik tadi yang berkata kalau ia adapada tim yang sama.
Chang Min tentu saja malu bertemu dengannya karena sudah ketahuan bohong. Chang Min beralasan kalau ia imut dan temannya menyukainya. Wanita itu memperkenalkan namanya Han Ah Reum.



Para dokter magang mengambil semacam kertas untuk menentukan posisi praktek mereka. Dan wehehe... januari UGD, februari UGD, maret UGD, april Bedah Umum. Chang Min dkk frustasinya bukan main.
Diruang pasien Jin Hee masih terbaring lemah. Ia masih tidur tak sadarkan diri.
Di koridor banyak pasien yang lewat, Tim 4 membicarakan ketua UGD yang diberi julukan ‘iblis’ karena sangat baik dalam membawa orang kembali dari kematian.




Di ruang UGD terlihat kesibukan semua orang yang menangani berbagai masalah pasien. Dan Tim 4 sedang berada disana menunggu ketua UGD. Tak lama kemudian seorang perawat memperkenalkan Dr. Gook Chun Soo yang akan menjadi pembimbing mereka. Dr. Gook masih menguap saat dihadapan juniornya. Mereka memperkenalkan diri sebagai tim 4 yang mematikan. 

Dr. Gook memperingatkan jika salah satu diantara mereka mendapat nilai F maka semua akan mendapat nilai F pula. Chang Min memotong pembicaraan Dr. Gook dan membuatnya kesal.

Dr. Gook: “kau..! apa kau masuk pelatihan magang hanya untuk mendapatkan nomor gadis? Jika kalian memballas bicara, memotongku, atau memutar matamu sekali lagi saat aku sedang bicara kalian akan mati. Mengerti??”
Tidak hanya laki2, Dr. Gookjuga memarahi Ah Reum yang berpakaian tidak sesuai. “apa kau mau pergi ke pesta atau kemana? Gantilah sebelum bekerja”
Ah Reum mengerti dan Dr. Gook meneruskan omelannya.




Jin Hee yang baru sadar terkejut dan langsung bangun. Ia mulai kelabakan mencari ini dan itu.

Dr. Gook :“ada pria dan wanita didunia ini, tapi ada tambahan kelas rendah yang disebut ‘intern’  (maksudnya Dr. praktik magang) keberadaan yang paling tidak berguna di bumi, itulah kenapa intern juga disebut ‘tiga jiwa’. Jiwa idiot dalam bekerja, jiwa kelaparan saat makan, jiwa hantu saat tidur. Ada tiga hal yang paling aku benci didunia. Pertama, intern dengan  sol mereka yang menyentuh tanah. Kedua, intern yang heboh pergi saat mereka tidak tahu apa-apa. Ketiga, intern yang telat mendapat panggilan dokter dengan waktu yang tidak terkonsep. Jika kalian ketahuan bahkan hanya satu dari tiga, kalian akan benar-benar langsung berakhir. Itu bukan hanya kematian, itu akan menjadi kematian yang cepat. Aku ulangi, di UGD, intern bukanlah manusia, mereka adalah kelas yang paling rendah. Apa yang paling rendah itu? Mereka bodoh, tidak kompeten dan hanya membuang2 makanan. Mereka seprti cacing. Intern itu apa?”
Tim 4 menjawab ‘kelas yang paling rendah!’




Dr. Gook memanggil nama mereka satu persatu, Dr. Memanggil nama Oh Jin Hee, Oh Jin Hee mendengarnya dari dalam ruang pasien dan terkejut. Chang Min berkata kalau itu tidak mungkin.

Dr Gook: “Oh Jin Hee, lahir tahun 1982. Lulusan darisekolah kedokteran Hangook? Apa ini? Dia belum disini? Hubungi dia dan katankan jangan pernah datang kemari”. Chang Min juga terkejut mendengarnya.

Jin Hee panik dan menyadari dirinya lah yang dipanggil. Saat akan berdiri ia memegang tiang oksigen dan terjatuh. Jelas saja ini membuat keributan di UGD. Ia segera bangun dan berjalan sempoyongan kearah Dr. Gook. Dr. Gook terlihat kaget karena ternyata tempat mereka berbicara bersebelahan dengan kamar pasien Jin Hee. Jin Hee berulang kali minta maaf. Saat melihat Chang Min Jin Hee sangat terkejut dan begitupun sebaliknya Chang Min.




Komentar: “Yups ! Episode pertama dengan cerita yang sangat menarik, mungkin ini drama yang bakal jadi favorit selain Man From The Star, aku suka sekali karakter Dr. Gook dan pemain lainnya. Udah lama juga nunggu unnie Ji Hyo untuk jadi pemain utama dalam drama. Aku liat di terakhir di Princess Hours dan sekarang benar2 debak !! 10 jempol dah buat drama ini.”
Terus kunjungi blog saya untuk update sinopsis Emergency Man and Woman ya..
Jangan lupa follow Blog saya atau jadi teman di FB saya. Terimakasih sudah membaca !!! ^_^



Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar