Jumat, 18 Januari 2013

Sinopsis School 2013 Episode 4 Part 1



Hello semua pengunjung blogku..!!, kali ini aku bakal bikin sinopsis School 2013 yang episode 4. Sinopsisnya sengaja aku bikin pake part biar proses uploadnya bisa lebih cepat. Oke langsung ke sinopsisnya aja yah.....


Episode ini diawali dengan ending episode 3, yaitu dimana Nam Soon dan Heung Soo saling menatap tajam. Ini menunjukkan kalau mereka punya hubungan yang tidak baik di masa lalu.
Heung Soo: “ketua kelas? Hidupmu sangat menyenangkan. Kau senang?”. Nam Soon tak menjawab dan hanya diam. Jung Ho cs datang dan mengganggu Heung So, mereka memeriksa baju Heung So dan meminta rokok, namun Heung So sudah tidak merokok lagi.

Uhm-force masuk kelas 2-2 dan menyuruh mereka untuk duduk ditempat masing-masing dan belajar dengan tenang. Sementara guru Kang sedang diinterogasi mengenai pemberian les privat ilegal. Kepsek Im mengatakan kalau ini tentang guru Kang yang memberikan les privat pada Song Ha Kyung. Guru Kang tidak mengingkari kalau Ha Kyung adalah siswi lembaga bimbingan belajar tempat mengajarnya. Guru Kang mengatakan bahwa mustahil jika ia sedang mengajar disekolah sambil memberikan les privat. Guru Kang menyuruh mereka untuk memeriksa lembaga bimbingan belajarnya, catatan kehadiran Song Ha Kyung dan catatan pembayarannya. Kedua orang yang mengintrogasi guru Kang mulai percaya dan mengizinkan guru Kang untuk kembali kekelasnya. Tapi sebelum benar-benar pergi, guru Kang bertanya siapa yang membuat laporan palsu ini. Namun kedua orang itu tidak bisa memberitahu identitas si pelapor.
Ha Kyung sedang duduk menunggu, guru Jung kemudian datang dan menyuruh Ha Kyung kembali kekelas. Guru Jung ingin mendengar cerita dari Ha Kyung tapi guru Kang sudah mengurus semuanya. Guru Jung mengerti perasaan Ha Kyung dan berkata pasti ini sulit.
Dikamar kecil wanita, siswa perempuan sedang membicarakan Ha Kyung. Kyung Min mengatai Ha Kyung pembohong dan penipu karena Ha Kyung menipu sekolah dan pergi kelembaga bimbingan belajar. Kang Jo keluar dari toilet dan marah karena mereka bicara tanpa bukti. Kyung Min berkata ia punya bukti dari sepupunya, ia juga mengatakan kalau Ha Kyung sudah benar-benar mengacaukan lembaga bimbingan belajar Se Chan.
Song Ha Kyung masuk kekamar kecil itu, Kang Jo meminta penjelasan dari Ha Kyung. Kyung Min mengejek Kang Jo kalau Ha Kyung juga berbohong pada Kang Jo dan tidak menganggap Kang Jo sebagai temannya. Eun Hye juga ikut mengejek Ha Kyung yang tidak menerima kalau Ha Kyung sudah ditolak  sekolah unggulan dan masih belum sadar situasinya. Temannya yang lain menimpali kalau Ha Kyung adalah siswi angkuh dan berpura-pura berusaha keras disekolah normal dan itu pasti mengecewakannya. Ha Kyung hanya diam sambil mencuci tangannya, Kang Jo tidak mau diam dan membela Ha Kyung. Dan reaksi mengejutkan datang dari Ha Kyung, bukannya menyalahkan teman yang mengejeknya, Ha Kyung malah menyuruh Kang Jo menutup mulutnya dan mengurus urusannya sendiri. Kang Jo kaget sekaligus kecewa dengan perkataan Ha Kyung.
Kang Jo kembali kekelas dengan kesal, ia bertemu kembali dengan Heung So. Kang Jo menyuruh Heung So menendang kakinya seperti ia menendang tasnya kemarin. Dan Heung So benar-benar menendang kaki Kang Jo, Kang Jo bersumpah kalau ia juga akan menendang Heung So suatu saat nanti.
Banyak siswa yang tertidur saat pelajaran matematika Uhm-force. Salah satu siswa mendengkur terlalu kencang menyebabkan temannya yang lain terbangun. Uhm-force menyuruh Kye Na Ri, Oh Jung Ho, dan Park Heung So maju kedepan untuk mengerjakan soal matematika.
Jung Ho dan Kye Na Ri maju kedepan, hanya Heung So yang tidak mau. Uhm-force menyuruhnya berdiri dan maju kedepan. Heung So berdiri dan berkata kalau ia tidak bisa menjawab dan tidak tahu pelajarannya. Uhm-force mengancam Heung So untuk tinggal kelas lagi ,Teman-temannya langsung menoleh semua kerahnya, mereka terkejut karena Heung So lebih tua dari mereka. Heung So dengan dingin mengatakan agar Uhm-force jangan membuatnya marah karena ia ingin mendapatkan ijazahnya dari sekolah ini. Ia berjanji akan tetap tenang disekolah asalkan jangan membuatnya marah. (woww... Heung So berani banget sama guru). Uhm-force menyuruh Heung So menemuinya dikantor setelah kelas usai. Para siswa pun membandingakan Heung So yang lebih hebat dari Jung Ho, karena Jung Ho bahkan tidak berkutik saat dihadapan Uhm-force.
Beberapa siswa laki-laki dan Kang Jo sedang mencuci tangan mereka. Siswa laki-laki lagi-lagi berbicara kalau Heung So menjadi nomer satu di SMA seungri hanya dengan satu perkataan “jangan membuatku marah”. Ki Deok meminta pendapat Kang Jo, tapi Kang Jo hanya diam. Teman-temannya heran karena tak biasanya Kang Jo seperti ini, dan datanglah Ha Kyung yang juga mencuci tangannya tanpa menyapa Kang Jo. Kang Jo langsung pergi dari tempat itu dan temannya semakin heran apa sebenarnya yang terjadi diantara kedua wanita ini. Ha Kyung sempat melihat Kang Jo, tapi ia hanya diam dan melanjutkan pekerjaannya.
Saat berada diruang makan, Min Ki bertanya dimana Ha Kyung pada Kang Jo. Kang Jo menjawab dengan kesal kalau ia tidak tahu. Seorang siswa datang dengan heboh sekali, ia baru saja menemukan masa lalu kelam Park Heung So. Park Heung So dikatakan sebagai petarung nomor satu di Gyunggi-do dan juga dikenal sebagai ‘Tsunami’. Bahkan saat dia hanya lewat didepanmu, dia langsung bisa membuat orang itu jatuh.
Sementara di kantor, Heung So sedang berhadapan dengan Uhm-force, ia membuat perjanjian dengan Uhm-force agar sama-sama untuk tidak memprovokasi satu sama lain. Heung So tidak diizinkan membuat masalah seperti keterlambatan, ketidakhadiran atau bolos dari kelas. Heung So mengiyakan semua dan pergi kekelas.
Guru Jung khawatir dan menghampiri Uhm-force. Uhm-force mengatakan kalau sampai saat ini Heung So belum membuat masalah dan sepertinya ia ingin lulus dari sekolah ini.
Para siswa tidak berhenti membicarakan kehebatan Heung So disekolahnya yang dulu. Heung So datang ketempat makan tanpa mengantri, kebetulan Nam Soon baru saja mengambil makanannya. Nam Soon bertatapan dengan Heung So, ia kemudian menyerahkan makanannya pada Heung So. Para siswa kaget melihatnya dan Kang Jo langsung berhenti makan untuk mengejar Nam Soon.

Jung Ho  melihat itu dan nampaknya merasa tersaingi, ia menghampiri meja Heung So. Heung So membiarkan Jung Ho menjadi bos, tapi  Jung Ho tidak mau begitu saja. Heung So: “apa gunanya melakukan ini dalam sekolah? Kau ingin semua guru untuk berlari seperti segerombolan anjing?” (aku selalu kaget dengan perkataan Heung So ini, daebak!!). Jung Ho merasa kesal dan menumpahkan kuah sisa makanannya kepiring Heung So. Jung Ho cs pergi dari tempat makan tapi Heung So memanggilnya. Heung So menumpahkan semua makanannya di lantai dihadapan Jung Ho. Lee Kyung marah dan ingin mengejar Heung So yang pergi, tapi Jung Ho menahannya. Ia pun terlihat menahan marah.

Kang Jo memarahi Nam Soon yang tidak memakan makan siangnya. Nam Soon hanya bertanya kenapa Kang Jo marah sambil memukul kepala Kang Jo dengan pelan dan pergi. Belum selesai lagi Kang Jo kesal dengan apa yang dilakukan Nam Soon, Ha Kyung lewat dan meskipun mereka saling menatap, Ha Kyung sama sekali tidak menghiraukan Kang Jo.
Saat pelajaran olahraga, Kang Jo mendekati Ha Kyung yang sedang duduk sendirian di samping lapangan olahraga. Meskipun pelajaran olahraga masih berlangsung, Ha Kyung tetap belajar dengan membaca buku. Kang Jo mengomentari siswa yang sedang bermain sepak bola. Ha Kyung tetap tidak menghiraukan Kang Jo, Kang Jo memberikan makanan pada Ha Kyung. Kang Jo bertanya apa yang terjadi pada seragam Ha Kyung, Ha Kyung masih belum ingin berbicara dengan Kang Jo dan memasang earphone. Kang Jo tidak berhenti berusaha dan mengambil salah satu earphone Ha Kyung untuk mengetahui apa yang Ha Kyung  dengarkan. Kali ini Ha kyung benar-benar terusik.

Ha Kyung: “kau pikir kau akan tahu?ini berita utama BBC”. Kang Jo menyuruh Ha Kyung berhenti dan mengatakan kalau ialah yang harusnya marah sekarang. “kenapa? apa aku merugikanmu?”
Kang Jo: “kau membohongiku. Bagaimana bisa kau melakukan itu padaku? Setidaknya kau bisa memberitahuku”. Ha Kyung bertanya kenapa ia harus melakukannya dan siapa Kang Jo. Kang Jo marah dan melempar makanan kearah Ha Kyung, ia berkata kalau ia bukan siapa-siapa dan pergi. Ha Kyung kembali memasang earphonenya.
Guru Jung melihat-lihat lembar pengenalan diri siswa. Ia meminta guru Kang untuk melakukan konsultasi kepada siswa. Guru Kang menolak dan berkata kalau rencana pelajaran lebih penting karena ujian tengah semester akan segera tiba. Guru Jung bersikeras dengan pendapatnya dan guru Kang menyarankan kalau mereka melakukannya secara terpisah saja.
Wakepsek woo datang dan menyruh mereka berhenti berdebat. Salah satu diantara mereka seharusnya mengalah. Guru Jung berkata kalau ia lebih berpengalaman, tapi Wakepsek Woo selalu saja membela guru Kang. Wakepsek Woo menilai keterampilan lebih penting dari pengalaman. Guru Jung dianggap tidak bisa mengendalikan anak-anak dan guru Kang adalah orang yang sejak awal bisa mengendalikan mereka. Nilai anak-anak pun harus lebih diperhatikan karena akan ada ujian tengah semester, dan jika dilihat sepintas, guru Jung harus bisa mengajar lebih baik bahkan bisa meniru metode belajar seperti guru Kang.


Guru Jung disuruh Wakepsek Woo untuk membagikan formulir makan untuk siswa, ia melihat guru Kang yang lebih dahulu keluar kantor dan langsung mengejarnya. Guru Jung menyerahkan formulir itu pada guru Kang dan meminta guru Kang untuk menyelesaikannya. Guru Jung ingin tetap melakukan sesi konsultasi pada siswa. Ini berkaitan tentang masalah Ha Kyung, guru Kang tetap menganggap Ha Kyung bersalah karena mengaku bersekolah di sma Barat agar dapat mengikuti bimbingan belajar. Guru Jung membela kalau Ha Kyung sekarang butuh orang untuk mencurahkan semua bebannya. Guru Kang: “bahkan jika seperti itu, dia takkan mau melakukan dengan wali kelasnya. Kau sama sekali tidak mengerti mereka. Guru Jung, jangan melakukannya terlalu dalam. Sekolah bukan tak bertanggung jawab atas hidup siswa’. Guru Jung berkata kalau siswa bisa mengandalkan mereka. Guru Kang menganggap kalau guru Jung sekarang mengandalkan dirinya. Guru Jung tidak terima itu, guru Kang tidak ambil pusing dan menyerahkan formulir itu pada guru Jung lalu masuk kedalam Toilet. Guru Jung menunggunya sambil menahan kesal dan terus mengomel. Seorang guru yang baru keluar dari toilet kena imbasnya. Guru Jung melemparkan dengan keras formulir ditangannya kearah badan guru Im. Guru Jung langsung meminta maaf dan berkata ini adalah sebuah ketidaksengajaan.

Dikelas Nam Soon menghampiri Heung So dan memberikannya buku pelajaran. Heung So bertanya kenapa Nam Soon juga tidak membelikannya roti. Nam Soon langsung keluar kelas, ia mengikuti semua apa yang dikatakan Heung So. Teman-temannya merasa heran dan kembali bergosip. Nam Soon sekarang telah dianggap menjadi pengikut Park Heung So. Byun Ki Deok tidak tinggal diam melihat ini, ia mengejar Nam Soon yang sedang membeli roti untuk Heung So. Ki Deok memastikan kalau Nam Soon adalah pengikut Heung So, dan ia ingin juga beralih menjadi pengikut Heung So dari pada menjadi pengikut Jung Ho.

Nam Soon kembali kekelas dengan membawa makanan, ia meletakkannya dimeja Heung So. Nam Soon langsung tidur dan Heung So menyuruh Ki Deok untuk memakan makanannya. Heung So sempat melihat kearah Nam Soon yang tidur diatas mejanya. Para siswi mengatakan jika Nam Soon seperti pelayan Heung So dan terlihat sangat menyedihkan, ia bersikap tangguh sebelumnya dan sekarang mau menjadi pesuruh Heung So. Tak lama kemudian Pasukan Jung Ho cs datang, mereka membawa Ki Deok kesuatu ruangan dan beberapa kali memukulnya. Lee Kyung mengancam Ki Deok yang mulai beralih menjadi pengikut Heung So. Ki Deok mengelak, ia hanya memakan rotinya dan Nam Soon lah yang membelikan roti untuk Heung So. Jung Ho menyuruh Lee Kyung dan Ji Hoon untuk mencari tahu siapa sebenarnya Park Heung So.

Guru Jung memberikan pengumuman kepada muridnya, namun tak satupun yang mendengarkannya dan sampai akhirnya guru Kang yang menegur mereka, barulah para murid tenang dan mendengarkan guru Jung. Guru Jung akan mengadakan sesi konsultasi hari ini. Siswa akan konsultasi secara berurutan dimulai dari Jung Ho, Lee Kyung, Lee Ji Hoon dan Nam Soon. Mereka diijinkan untuk melakukan konsultasi walaupun tidak pada jadwalnya. Jung Ho cs tidak menghiraukan dan malah keluar dari kelas, guru Kang hanya geleng-geleng kepala dan pergi. Guru Jung menelpon guru Joo untuk menghentikan anak-anak bolos itu.
Dan benar saja, saat dihadang guru Joo, mereka benar-benar tidak berkutik dan mau disuruh kembali kekelas karena akan dikenai hukuman membersihkan gedung olahraga apabila membolos dari kelas. Nam Soon keluar dari kelas dan mengatakan kalau ia akan konsultasi pada besok hari karena ia ingin cepat pulang hari ini, guru Jung tak lupa menyuruhnya agar mengumpulkan lembar pengenalan diri. (sampai sekarang Nam Soon ini masih aja belum ngumpulin lembarnya, walaupun kelihatannya mudah, tapi bagi anak seperti Nam Soon, itu mungkin sulit).

Ha Kyung kembali kekelas saat semua anak sudah pulang. Ia melihat bukunya yang penuh dengan coretan, bahkan ada yang terlempar jauh dilantai. Kang Jo mengambilkan buku itu untuk Ha Kyung. Kang Jo mengatakan kalau Ha Kyung harus masuk universitas S dan walaupun begitu Ha Kyung pasti tidak akan puas. Karena itu tidak akan mengubah tempat asalnya (sekolah). Ha Kyung marah mendengarnya, ia merobek sampul buku yang dipenuhi coretan dengan rasa kesal dan sedih karena dikucilkan oleh teman-temannya.

Heung So pulang dan Nam Soon mengikutinya dari belakang. Heung So mungkin merasa risih dan berbalik, Nam Soon mengambil tas Heung So dan berniat mengantarkannya sampai rumah Heung So. Heung So berkata agar Nam Soon tidak perlu ramah padanya, mereka tidak bisa sekolah di sekolah yang sama. Heung So berkata ia ingin memukul setiap melihat wajah Nam Soon. Ia menyuruh Nan Soon pergi karena Nam Soon hebat dalam melarikan diri. Nam Soon hanya diam mendengarkan, ia menyuruh Heung So agar cepat pulang.

Kang Jo tiba-tiba saja menarik tas Heung So dari tangan Nam Soon dan melemparkannya kearah Heung So. Kang Jo marah kepada Nam Soon yang merendahkan diri dihadapan Heung So, ia tidak perduli seberapa kuatnya Heung So dan menyuruhnya jangan mengganggu siapapun. Heung So ingin pergi, tapi Kang Jo menahannya. Kang Jo menyuruh Heung So berjanji untuk tidak mengganggu lagi, tapi Heung So tidak mendengarkan Kang Jo dan mendorong kepala Kang Jo kesamping. Nam Soon menyarankan Kang Jo untuk tidak usah ikut campur. Kang Jo menyesal karena telah mengkhawatirkan orang lain dan bukannya dirinya sendiri. (maksudnya Ha Kyung dan Nam Soon).

Lee Kyung dan Ji Hoon sedang menunggu Jung Ho diluar ruangan. Jung Ho sendiri sedang melakukan konsultasi kepada guru Jung. Guru Jung terus saja menasehati Jung Ho agar tidak membuat banyak ulah supaya Jung Ho bisa lulus.
Guru Jung: “apa kau sedang ada masalah?. Apa semuanya baik-baik saja dirumah?”
Jung Ho: “kenapa kau menanyakan itu?” Jung Ho sedikit terpancing emosinya. Guru Jung hanya penasaran. “kalau begitu... jika semuanya tidak baik-baik saja, apa yang bisa kau lakukan untukku? aku orang yang sibuk, jadi berhentilah menemuiku untuk hal-hal seperti ini”. Jung Ho ingin pergi, tapi guru Jung terus saja menahannya. Jung Ho jadi kesal, ia mengatai guru Jung hanya berpura-pura kepadanya dan guru Jung tidak cukup tangguh untuk dipatuhi. Jung Ho berbalik dan ingin pergi, tapi ternyata ada guru Kang yang dari tadi mendengarkan pembicaraan mereka.

Guru Kang: “kalau begitu bagaimana denganku?kupikir aku lebih tangguh darimu. Berarti kau perlu mendengarkanku. Oh Jung Ho... jika kau tak suka, kau bisa berhenti sekolah. Kau mungkin ingin melampiaskan kemarahanmu pada setiap orang karena kau muak dengan hidup. Tapi kau bisa melakukan itu pada teman di luar sekolahmu. Atau mungkin pada anjing di lingkunganmu? Keluarkan tanganmu dari kantong saat aku bicara denganmu. Kau meremehkannya (guru Jung) karena dia tak bisa memukul atau menghukumnu, kan?kau pikir kau bisa melakukan apapun yang kau inginkan, kan?itu berarti..kau hanya bisa patuh jika kau dipukuli. Itu berarti orang sepertimu hanya takut pada kekerasan. Sekolah ini juga tak begitu senang punya orang sepertimu, jadi kau bisa berhenti”.

Perkataan guru Kang membuat Jung Ho tidak bisa berkata apa-apa dan hanya menatap guru Kang dengan marah. Guru Jung menyuruh Jung Ho untuk cepat pulang dan akan melakukan konsultasi lagi dilain waktu. Guru Jung juga ikut marah dengan perkataan guru Kang, ia membanting pintu dengan keras dan membuat guru Kang kaget karena ia merasa tidak salah apa-apa. Guru Jung membuka sebuah buku riwayat Jung Ho, tulisannya: “tampaknya punya masalah serius dengan ayah dan cenderung bersifat kasar”. Guru Jung mendesah pelan karena bingung apa yang harus dilakukan pada Jung Ho, ia melihat Jung Ho dari lantai atas dengan tatapan sedih, Jung Ho terlihat masih kesal dan menendang bak sampah.
Komenku: "setiap ada Heung So, disana ada Nam Soon. Nam Soon begitu mendengarkan setiap perkataan Heung Soo, Nam Soon terlihat sedih saat Heung So membencinya. Aku yakin ini adalah hubungan yang dekat antara mereka satu sama lain dimasa yang lalu . Dan ada juga Kang Jo yang benar-benar memperhatikan teman-temannya, ia akan menjadi teman yang baik bagi Ha Kyung".


sinopsis part 2 nya akan ku upload nanti,
terima kasih sudah membaca...^_^

Reaksi:

2 komentar: