Senin, 27 Januari 2014

Sinopsis Man From The Star Episode 10



Hai hai pengunjung Blog-ku.. :) setelah sekian lama g’ posting kali ini aku mau share sinopsis Man From The Star / You Who Came From The stars. Aku nulis langsung Episode 10, sinopsis dari 1-9 bisa kalian cari di Blog lain ya ... :) :) :)
Langsung aja..


Sinopsis Man From The Star Episode 10


Diakhir episode 9 Hwi Kyung meminta Song Yi untuk pindah ke Villanya. Song Yi yang merasa tersinggung dengan sikap Min Joon mengiyakan dan mulai mengemas barang-barangnya. Song Yi kemudian menulis sebuah surat untuk Min Joon dan membatalkannya, ia meremas surat itu dan meletakkan kedalam bak sampah. Namun ia melihat pecahan kaca yang ada bekas darahnya. Song Yi mengambil kertas itu dan teringat kembali kejadian saat ia hampir terjtuh di Jurang.


  


Hwi Kyung menunggu Song Yi dibawah dan bertemu dengan Min Joon. 
Hwi Kyung: “Apakah kamu .. yang menyelamatkan Song Yi, 12 tahun silam, kamu kah orangnya?”
Do Min joon berkelit, Hwi Kyung mengatakan kalau ada foto ketika kecelakaan terjadi dan ia melihatnya. Dan ia yakin kalau itu adalah Min Joon.
Min Joon: “Didunia ini, banyak orang yang mirip, dan jika kejadiannya 12 tahun silam, bukankah itu sangat dulu.. bagimu untuk yakin?”

Hwi Kyung membenarkan dan ia juga tidak ingin percaya, tapi bukan hanya di Foto tapi juga ada Do Min Joon diingatannya. Do Min Joon tidak peduli dengan kepercayaan Hwi Kyung. Hwi Kyung memperingatkan Min Joon agar ia tidak terlibat dengan Song Yi dalam kasus apapun. Min Joon tidak menjawab dan pergi meninggalkan Hwi Kyung.




Hwi Kyung mendapat pesan dari Song Yi, ia tidak bisa turun sekarang karena ingin mengkonfirmasi sesuatu dengan Do Min Joon.
Do Min Joon baru saja masuk ke apartemennya dan Song Yi sudah menunggunya.
Song Yi: “Menurutmu aku Bodoh ya? Di hari kecelakaanku, kamu bilang tidak mendatangiku kan?” Song Yi menunjukkan pecahan kaca yang ia temukan didalam bak sampah . “malam itu kamu kesana dan menghentikan mobilku. Saat melakukan itu, lampu mobil pecah dan serpihannya tertancap di tanganmu. Dan kamu pulang mengobati tanganmu. Jadi, ini tertinggal sebagai bukti. Jelaskan padaku apa yang terjadi..”

Min Joon: “aku.. tidak menganggapmu bodoh, tapi.. nampaknya kamu orang bodoh. Menurutmu pecahan kaca mobilmu satu-satunya pecahan kaca didunia? Sebelumnya gelas vas pecah, kakimu terkena pecahan kacanya kan? Bukankah kamu kerumah sakit? Apa kata mereka? Apakah kamu normal seperti ini? Bukankah ini semacam khayalan?” Min Joon meniggalkan Song Yi yang masih bingung.



Song Yi mengikuti Min Joon keruang perpustakaannya. Song Yi memeriksa tangan Min Joon apakah terkena serpihan kaca atau luka tabrakan kecil seperti yang di katakan Min Joon. Song Yi membuka plester yang ada di tangan Min Joon dan ternyata luka itu sudah sembuh. Song Yi agak kesal karena merasa dibohongi. 

Song Yi: “pada hari itu, bukan hanya 1 atau 2 hal aneh, aku tidak yakin apa, tapi.. kamu sangat aneh.

Min Joon: “Cheon Song Yi.. sejak aku terlibat denganmu, hidup damaiku menjadi kacau. Sekarang sebaiknya kamu pergi.
Song Yi sedih mendengarnya, ia berdiri dan berkata kalau ia memang akan segera pergi. Song Yi bertanya apakah Min Joon tidak penasaran ia akan pindah kemana, namun tidak ada tanggapan dari Min Joon. Song Yi pergi dan melihat ada bungkusan makanan yang dibelikan Min Joon untuk dirinya dan itu sedikit meredam rasa kecewa Song yi.




Song Yi keluar dan melihat Hwi Kyung sudah menunggunya dengan gelisah. Hwi Kyung bertanya apa yang perlu di cek Song Yi, Song Yi menjawab kalau itu bukanlah hal yang penting. Sebelum pergi Song Yi meminta sesuatu dan ternyata ia ingin meginap di rumah Bok Ja. Bok Ja kesal karena tidak bisa tidur karena Song Yi tiba-tiba datang. Song Yi bertanya apakah Bok Ja sedng menyukai seseorang, karena ia melihat banyak origaimi bangau yang Bok Ja buat. Bok Ja balas bertanya apa Song Yi menyukai seseorang, hal itu terlihat karena Song Yi selalu melihat kearah Handphone seolah sedang menunggu telpon dari seseorang. Song Yi langsung membuang handphonenya kesamping dan menutup selimut.




Bok Ja membayangkan pria yang disukainya, dan itu adalah Min Joon, ia berkhayal sedang berjalan sambil menggunakan earphone. Ia berjalan riang dan melihat Min Joon sedang bersepeda. Bok Ja menghentikan in Joon dan mengeluarkan kumpulan kertas bangaunya. Saat akan memberikannya Min Joon malah berkata “ Aku tidak mau beli..” (wahaha, ngakak nonton adegan ini.. sumpah kasian banget Bok Ja.. :)




Hwi Kyung menyuruh orang untuk memperketat keamanan apartemen Song Yi dengan memasang cctv dan sistem sidik jari. Ibu dan Adik Song Yi juga datang untuk menjenguk Song Yi. Song Yi memarahi Hwi Kyung karena menelpon Ibu dan adiknya ia ingin istirahat dan menyuruh mereka semua pergi. Yoon Jae ingin tetap tinggal dan masuk kekamar. Ibunya ingin tinggal juga namun Song Yi melarang dan meminta Hwi Kyung untuk membawa ibunya saat  ia keluar. Ibunya tersinggung dan bilang walaupun diminta ia juga tidak mau tinggal. 




Mata-mata Jae Kyung melaporkan bahwa kecepatan elevator 120m/menit. Sekitar 69 meter dari lantai 23 ke lantai 1, jika elevator turun tanpa jeda perlu waktu 34,5 detik. Dan mustahil manusia turun dari lantai 23 ke lantai 1 dengan kecepatan tetap. Jae Kyung yakin ia melihat Min Joon di lantai 23 dan melihatnya lagi dilantai 1. “jadi.. apakah yang kulihat mustahil?” . Jae Kyung kemudian tertawa mengerikan . hiii seremm.




Do Min Joon berbicara dengan Young Mok ditempat yang biasa ia kunjungi. Min Joon berkata kalau penjahat sedang mengincar Cheon Song Yi. Young Mok menyarankan agar Min Joon mengatakan hal sebenarnya agar Song Yi waspada dan tidak mendekatinya. Min Joon khawatir jika Song Yi tahu rahasianya ia akan lebih dalam bahaya. Young Mok bertanya bagaimana dengan keselamatan Min Joon sendiri, Min Joon sudah hidup selama 400 tahun dan sedang menunggu hari kembalinya, dan Min Joon bisa mati sungguhan di bumi sebelum bisa kembali keasalnya. “tidakkah kamu berpikir itu?”




Detektif mendatangi rumah Han Yoo Ra dan betanya tentang kekasih adiknya. Kakak Yoo ra bilang tidak ada. Detektif berkata kalau Yoo Ra sedang hamil. Dan tentu saja itu mengejutkan kakaknya. Dari hasil penyelidikan disimpulkan bahwa Yoo Ra sedang memacari orang yang sangat kaya dan mereka akan segera menikah. Salah satu detektif mengatakan bahwa bukti2 tersebut mengarah pada Min Joon karena Min Joon orang yang sangat kaya.
Min Joon sedang berada di telepon umum dan melihat Jae Kyung yang sedang duduk di mobil yang melintas didepannya. Min Joon secepat kilat menghilang dari sana dan kebetulan ada seorang anak yang melihatnya. Anak itu mengatakan ada seseorang di tempat telepon umum dan menghilang begitu saja. Ibu dari sang anak hanya mengiyakan saja.




Jae Kyung menyuruh mata-matanya untuk mengikuti Do Min Joon. Ia harus mengurus Min Joon terlebih dahulu. Min Joon dari jauh mendengar dan melihat itu semua. Jae Kyung masuk dan mendengar percakapan Hwi Kyung dengan Song Yi di telepon. Ia berjanji jika menemukan penjahat itu ia akan mati di tangannya. Jae Kyung langsung melihat kearah Hwi Kyung. Setelah selesai menelpon Song Yi, Jae Kyung bertanya pada adiknya siapa itu Min Joon dan apakah ada sesuatu yang aneh darinya. Hwi Kyung menjawab belum, ia heran kenapa kakaknya sekarang banyak perhatian dengan Song Yi. Jae Kyung berkelit kalau Song Yi adalah wanita yang disukai Hwi Kyung dan Hwi Kyung pernah meminta dirinya untuk membantu jika ada perlu. Hwi Kyung menatap Hyung nya dengan curiga.




Do Min Joon mengambil FD di lacinya dan ia mendapat penglihatan masa depan, seseorang mengambil FD tersebut dari tangan orang yang sepertinya terkena tabrak karena ia terbaring di aspal dan mengeluarkan banyak darah. Min Joon membuka isi FD tersebut. Ada video Yoo Ra dan seseorang yang sedang berbicara di sebuah ruangan. Mereka membicarakan sebuah rahasia, wanita itu meminta Yoo Ra untuk menjauhi seseorang (Jae Kyung) jika tidak ia juga akan mati. Kemudian di video kedua Yoora dan Jae Kyung sedang naik mobil bersama, terlihat jelas jika Yoo Ra lah yang merekam pembicaraan itu lewat sebuah kamera tersembunyi. Yoo Ra bertanya tentang istri Ja Kyung.




Song Yi mengirimkan pesan ke Min Joon dan saat tahu Min Joon membaca ia kegirangan. Namun Min Joon tidak membalas sama sekali, Song Yi bahkan melakukan gerakan olahraga sambil menunggu balasan. Tiba-tiba ada telepon masuk, Song Yi langsung mengangkat karena mengira dari Min Joon, namun ternyata itu dari pemilik Golden Palace kamar 2301. Pemilik mengatakan kalau tabungan Song Yi tidak cukup untuk membayar sewa. Pemilik mengatakan bahwa Song Yi sekarang tidak memiliki pekerjaan dan masukan, kredit banknya juga sangat buruk. Song Yi berkata ia tidk pernah mengambilnya, dan kemudian teringat ibunya yang sangat boros. Song Yi mengalah dan ia bilang akan bayar sekarang.




Song Yi memarkir mobilnya dan sempat berpikir akan menjual Bom-Bomnya (nama Mobilnya Song Yi), namun kemudian ia minta maaf pada Bom-bomnya. Song Yi melihat koleksi tasnya dan berencana menjualnya. Song Yi mendatangi seseorang, sepetinya pemilik toko tas, Song Yi berkata ia akan menjual tasnya dengan setengah harga. Pemilik toko bertanya apa Song Yi memerlukan uang. 
Harga diri Song Yi naik lagi. “what? maaf, apa katamu? Pasti ada salah paham, aku memberikan ini kepada masyarakat. Apa yah istilahnya.. haruskah kubilang aku meragukan dekorasi mewahku, ketika aku sendiri adalah mewah? Juga membantu yang kurang mampu.”

Pemilik toko: “apakamu butuh uang? Menawarkan di Cheongdamdong harga tawar murah sudah dikenal di kota ini. Aku akan memberimu uang, jadi bawa ini dan pergilah. Dan aku tidak ingin kamu memasuki tokoku lagi. Tolong.” 

Song Yi mendengarnya dengan sedih. Ia tetap menampakkan kekuatan dirinya, namun saat menuruni tangga ia terjatuh dan tas2nya berhamburan. Aduhh kasian banget lihat Song Yi kaya gini. Suerr dah :( .




Song Yi berfoto dengan semua tas, jas, dan sepatu yang ia jual dan menguploadnya di internet. Saat mengisi kontak untuk menghubungi Song Yi sedikit ragu.
Disaat sedang mengajar Min Joon mendapat sms tentang diskon, ia meminta maaf kepada muridnya dan melanjutkan kuliahnya lagi. Namun ponselnya kembali berbunyi dan mengganggu pelajaran. Seusai kuliah Min Joon menelpon orang itu dengan nada kesal “siapa yang ingin kamu hubungi itu? Apa itu Woonpo?”
Orang itu bertanya bukannya Min Joon adalah penjual tas Cheon Song Yi. 





Ibu Song Yi memarahi Song Yi karena mau membayar kompensasi iklan. Ibunya memberikan semacam surat dan Song Yi berkata ia tidak tahu itu dan tidak pernah menandatanganinya. Ia memutuskan akan pergi ke presiden Ahn bersama seseorang besok.
Song Yi keluar kamar dan berbicara dengan Min Joon. Ia ingin meminta bantuan. Min Joon mendapat sms lagi dari pembeli tas Song Yi. Min Joo marah pada Song Yi karena ia terus ditanyai diskon. Song Yi melarang Min Joon untuk memberi diskon karena ia sudah sedih menjual barang kesayangannya.

Song Yi: aku harus ke agensiku besok. Kita akan kesana. Karena aku kesana untuk menuntut. Jiaka aku pergi sendirian, aku merasa bisa ketahuan. Bahwa aku bukan Cheon Song Yi yang dulu. Untuk membuat diriku terlihat kuat aku memakai cat leopard di kukuku, tapi pikiranku tidak kuat. Aku tidak percaya diri. Sepertinya aku bisa ketahuan, diriku sekarang ini. Tidak punya uang? Tidak masalah. Uang bisa dicari dan didapatkan lebih. Tapi jika diriku yang lemah ketahuan, aku bisa jadi gila. Jadi.. jika aku akan ketahuan, aku minta Do Min Joon yang pintar membelaku. Mengerti?”.

Do Min Joon hanya diam menatap Song Yi.




Keesokan harinya Song Yi berjalan dengan semua kharismanya, ia bahkan mengibaskan rambutnya. Dibelakang ada Min Joon yang mengikutinya sambil membawa berkas2. Semua orang yang ada disana melihat mereka.

Presiden Ahn: “aku sudah selesai meninjaunya dengan pengacaraku. Ini sesuatu bagian yang akan kamu bayar”

Song Yi: “aku bilang akan tanggung jawab pada poin etik, aku tidak mengatakan akan mengingkari perkataanku. Tapi.. ini bukan caranya. Kapan aku mau memakai ini? Kamu tidak pernah menunjukkannya padaku. Dan iklan perusahan travel, kapan aku melakukan itu?aku bilang lakukan dengan izinku. Kapan aku memintamu menandatngani sendiri kontrak drama/film dan iklan?”




Presiden Ahn tetap berkelit kalau perusahaannya sangat rugi dikarenakan Song Yi. Do Min Joon beraksi dan mulai membela Song Yi. Presiden Ahn bertanya apayang dilakukan Min Joon dan siapa dia, Song Yi bilang kalau Min Joon adalah pengacaranya.

Min Joon: “Banyak sekali pelanggaran, terutama “A” memastikan kehidupan privasi “B” tidak dilanggar terkait kehidupannya dalam industri hiburan.”

Song Yi menyela pe,mbicaraan : “tunggu.. aku pihak “B”? aku suka pihak “A” “ Min Joon melirik kesal dan Song Yi berhenti mengganggu. Hahaha, lucu.. :)

Min Joon melanjutkan: “jika dilihat pada artikel IV, saat “A” akan menandatangani kontrak, “A” harus mempertimbangkan kondisi fisik dan mental kesiapan “B”, dan tidak diizinkan menandatangani kontrak yang ditentang “B” , terakhir, artikel 7-5, jika biaya ke pihak ketiga meningkat dikarenakan “B”, jumlah biaya harus dibayar oleh pihak “A”. Menurut kasus ini, Ny. Cheon Song Yi bisa menerima kembali pembayran dan biaya penlti yang sudah dia bayar, silakan persiapkan hak kompensasi gugatan. Maka kita akan melanjutkannya dengan surat hukum. Dan tentu saja kita menerima uangnya kembali. Apakah anda ingin melanjutakannnya?”

Kemenangan kini ada dipihak Song Yi. 
Song Yi: “tiba-tiba saja, kata-kata ini terlintas dipikiranku. ‘penjahat yang bersembunyi di Beotigogae pada malam hari. Ada pepatah seperti itu.” Min Joon tersenyum simpul mendengar itu. sementara Tn.Ahn kebingungan dengan apa yang dibicarakan mereka. Hehehe




Setelah selesai, Min Joon dan Song Yi bertemu dengan Yoo Se Mi dan manajernya. Awalnya Song Yi menolak untuk minum bersama namun Min Joon mengatakan bahwa mereka bisa. Yoo Se Mi berlagak baik dihadapan Song Yi dan Min Joon. 

Song Yi meminta Se Mi berbicara seperti yang terakhir kali. Yoo Mi bilang kalau ia menyesal dan kecewa karena Song Yi tidak menerima ketulusannya. Song Yi terlihat muak dengan sandiwara See Mi

Song Yi: “Jangan memulainya lagi..”
Min Joon: “Cheon Song Yi !”

Song Yi: “jika kau tidak tahu, jangan ikut campur! Yoo Se Mi, aku sudah tahu kau itu licik, tapi aku tidak tahu, kau akan melakukan ini padaku. Karena kau sudah tahu, kau berusaha menelanku secara utuh, kenapa kau kesini dan bersikap baik sekarang?”. Min Joon meminta Song Yi berhenti, tapi See Mi berkata Song Yi memiliki hak untuk melakukannya. 
Song Yi semakin kesal : “kau membuatku terlihat jahat”
Asisten See Mi datang dn membawakan kopi, namun kopi itu tumpah dan mengenai mereka bertiga.




Semua orang hanya memperhatikan See Mi yang terkena tumpah sementara Song Yi hanya menyeka bajunya yang basah sendiri. See Mi bertanya apa Song Yi baik-baik saja dan kini mereka melihat iba pada Song Yi. Song Yi berkata lupakanlah.. See Mi kemudian bertanya pada Profesor Do dan menyeka air ditangannya dengan sapu tangan. Song Yi cemburu melihatnya dan berdiri mengajak Do Min Joon pulang. Min Joon melepas mantelnya dan memakaikan di tubuh Song Yi. Mereka berjalan dan Min Joon merangkul Song Yi. Manajer dan asisten Song Yi dulu bingung dengan hubungan antara Profesor Do dan Song Yi yang terlihat sangat dekat.




Min Joon mengantar Song Yi pulang dan Song Yi yang masih cemburu bertanya tentang tipe ideal Min Joon yang sepertinya dalah See Mi. Min Joon meminta agar Song Yi tidak bicara omong kosong.

Song Yi: “apa kau malu? Kau bilang tidak suka kalau orang menyentuh tubuhmu. Kau diam saja saat See Mi membersihkan tanganmu tadi. Sepertinya kau menikmatinya. Btw, saat di depan Tn. Ahn kau melakukannya dengan baik, manajer Do. Jika kau manajer Cheon Song Yi, kau harus memiliki pengetahuan yang seperti itu.”

Min Joon memanggil Song Yi, pada awalnya Song Yi menjawab dengan bahasa formal, namun ia menjawab kembali dengan bahasa informal.

Min Joon: “jangan pernah tundukkan kepalamu. Apakah kau tahu atau tidak, dunia tidak akan semudah yang kau pikirkan. Bahkan jika kau terus menderita, bahkan jika kau merasa seperti akan mati karena ketidakadilan, dunia tidak peduli itu. Kau berada di tepi tebing itu sekarang. Jika kau mengambil langkah yang salah kau akan jatuh ke dalam padang gurun dan menghilang tanpa jejak. Jadi,..”

Song Yi: “jadi.. aku meminta manajer Do untuk tetap ada disisiku”

Min Joon bertanya kenapa Song Yi mempercayainya, ia tidak akan bisa selalu ada disisi Song Yi




Song Yi: “Kenapa? Apakah .. karena aku miskin karena itu kau tak bisa? Karena aku mungkin saja tidak bisa membayarmu? Tidak mungkin. Aku adalah Cheon Song Yi. Apakah kau pikir aku akan melakukannya? Tidak akan. Tentu saja, aku tidak bisa memberikan banyak karena situasiku yang sekarang. Karena itu aku tidak akan memintamu melakukan banyak pekerjaan. Yang harus kau lakukan adalah selalu ada disisiku jika aku membutuhkanmu. Kau tidak bisa melakukan itu? Kau tidak bisa?”

Saat Song Yi mengatakan ini Min Joon tidak memberikan jawaban apa-apa. Namun ia terlihat sedih dan matanya berkca-kaca.

Setelah sampai Min Joon menyuruh Song Yi untuk masuk. Song Yi meminta Min Joon untuk makan bersamanya dan adiknya. Namun Min Joon menolak dan masuk kedalam apartemennya.




Song Yi masuk dan Yoon Jae mengatakan kalau ibunya membuatkan kimchi, Song Yi langsung kegirangan dan menyuruh Yoon Jae untuk memberikannya kepada tetangga, awalnya Yoon Jae menolak, namun Song Yi memaksanya. 
Min Joon membukakan pintu dan Yoon Jae langsung memberikan Kimchinya. “ Noonaku menyuruhku memberimu ini”. Tanpa berkata-kata Min Joon langsung menutup pintu setelah mengambilnya.




Song Yi penasaran apa yang dikatakan Min Joon dan bertanya pada adiknya. Namun Min Joon tidak berkata apa-apa. Song Yi menyuruh adiknya untuk mengambil tempat makannya kembali. Song Yi berkata kalau tempat makanyang ramah lingkungan itu sangat mahal dan harus diambil. Yoon Jae sudah tidak tahan melihat tingkah kakaknya dan menyuruhnya untuk mengambil sendiri. Song Yi tentu saja mau dan segera bergegas mencari pakaian yang bagus untuk bertemu Min Joon.

Min Joon membukakan pintu untuk Song Yi. Song Yi dengan tingkahnya meminta tempat kimchinya kembali. Min Joon meminta Song Yi menunggu dan menutup pintunya kembali. Waah dingin banget sikap oppa kita ini :( , Song Yi tidak tinggal diam dan memencet password Min Joon.





Min Joon kaget melihat Song Yi yang sudah ada di dalam apartemennya. Song Yi berkata kalau Min Joon tidak mengubah passwordnya dan ia meminta Min Joon untuk tidak mengubahnya. “aku selalu lupa passwordku tapi aku tidak pernah lupa passwordmu. Ini aneh.” Song Yi mulai bicara macam-macam. Ia berkata kalau kimchinya adalah Kimchi lobak, meskipun ibunya begitu tapi kimchi buatan ibunya sangat lezat. 

Min Joon menyerahkan tempat Kimchi dan meminta Song Yi untuk pergi. Song Yi kecewa dan kemudian balik menanyakan tentang kabar pembeli tasnya. Min Joon berkata hargatasnya terlalu mahal, Song Yi: “kau harus mencoba menurunkan harganya sekitar 20rb won”

Min Joon; “gantilah harga yang kau pasang di website”. Song Yi mengerti dan mengatakan kalau Min Joon sangat menyebalkan. Setelah Song Yi pergi Min Joon bersandar di dinding dengan perasan sedih.




Yoon Jae yang sedang asyik menonton film alien dikejutkan oleh kakaknya yang berteriak.
Song Yi: “apa yang baru saja aku lakukan? Apakah aku baru saja merasa aku ingin tinggal disana? Cheon Song Yi! Sadarlah!  Aku Cheon Song Yi, kenapa aku harus.. untuk pria yang seperti itu. Untuk Do Min Joon itu. Kaki jenjangnya.. aku menyukai itu. Dia punya proporsi yang keren. Wajah kecil dan matanya. Sepertinya ia sangat merawat tubuhnya. Tetap saja.  Apa kurangnya aku untuk Do Min Joon? Dia lulusan dari Harvard dan professor. Meskipun itu ciuman pertamanya, itu tidak buruk. Omo! Omo! Omo! kenapa aku memikirkan ciuman dengannya? Apakah aku menyukainya? Tidak.. tidak..tidak! “ lucu banget lihat Song Yi guling guling gitu.




Detektif masih menyelidiki kasus Yoo Ra. Tiba-tiba See Mi masuk dan mencari oppanya. See Mi berkata kalau kakaknya sangat sibuk sampai memintanya untuk mengantarkan pakaiannya. Detektif Yoo bertanya apakah See Mi mengetahui tentang pacar Yoo Ra. See Mi teringat tentang kejadian di kapal namun ia berkat ia tidak mengetahuinya.
Hwi Kyung masuk kedalam kamar Hyungnya, ia memanggil nama Hyungnya dan kemudian Handphone Jae Kyung berbunyi. Panggilan tersebut dari K, Hwi Kyung menerimanya dan seorang wanita berkata: “Jae Kyung.. kita harus bertemu. Tolong dengarkan aku. Kau tahu aku tidak gila. Orang-orang disini tidak percaya kepadaku. Kau bisa membawaku keluar dari sini.”
Hwi Kyung bertanya siapa ini dan Jae Kyung tiba-tiba datang merebut ponsel dari tangan Hwi Kyung. Hwi Kyung bertanya siapa itu dan Jae Kyung menjawab kalau wanita itu oang gila. Hwi Kyung: “dia  berkata dia tidak gila..” Jae Kyung berkelit dan berkata kalau disaat melakukan pekerjaan kantoran pasti kau akan bertemudengan orang-orang aneh, ini adalah hal yang tidak perlu diketahui dan dipikirkan Hwi Kyung. Hwi Kyung mengiyakan namun ia tetap memandang Hyungnya dengan tatapan curiga.




Detektif Yoo sedang bekerja dan ia mendapat panggilan dari Min Joon. Min Joon meminta Detektif Yoo untuk bertemu, namun ternyata mata-mata Jae Kyung menyadap pembicaraan mereka. Min Joon mendapat sms dari Song Yi yang memintanya untuk bertemu sebentar.

Song Yi menuduh Min Joon melakukan sesuatu padanya sehingga ia bisa seperti ini. Min Joon meminta Song Yi untuk mengatakannya agar ia dapat mengerti.
Song Yi: “aku sudah menggodamu selama 15 detik. Apa aku tergoda juga? Apa yang kau pikirkan tentang ku? .. Tidak ! jangan menjawab pertanyaan itu! Kau akan mati jika kau menjawabnya! Karena aku sangat malu, aku akan mengatakannya sambil berbaik, jadi diamlah.




Song Yi: “aku tidak biasanya seperti ini. Tentu saja, aku sangat berterimakasih padamu. Tapi tetap saja, aku bukan orang yang tidak bisa membedakan perasaan apa ini. Tidak. Jika memang harus berterimakasih, aku harus lebih berterimakasih kepada Hwi Kyung. Tapi kenapa aku terus berpikiran tentang mu? Aku adalah wanita yang selalu memikirkan semuanya. Airport fashion, lipstik yang aku gunakan, rambut .. aku bisa saja memikirkan itu semua. Tapi kenapa aku harus.. dengan kata-katamu.. kenapa kau.. ciuman denganmu.. ah, apakah aku sudah gila? Bagaimana bisa aku?.. tidak ! kau akan mati jika kau menjawabnya!” 

Song Yi tidak mendengar apapun dari Min Joon dan memanggil namanya. Ia bertanya apa Min Joon sudah pergi, dan Min Joon boleh menjawabnya sekarang. Song Yi berbalik dan ia melihat Min Joon yang hanya diam mendengar perkataannya. Nampak jelas kalau Min Joon sedih mendengarnya.




Song Yi masuk kedalam kamarnya dan ia merasa frustasi setelah mengungkapkan perasaannyanya pada Min Joon.
Di toko buku Bok ja, pelanggan yang biasanya nongkrong sedang membicarakan Song Yi dan mengaitkannya pada kasus Yoo Ra.




Song Yi makan mie bersama Bok Ja, ia merasa diremehkan oleh orang-orang dan berniat untuk melakukan konferensi pers. Bok Ja sepenuhnya mendukung ide tersebut dan mengajarinya cara konferensi pers yang benar. Meskipun yang diajarkan Bok Ja terlihat sedikit aneh namun Song Yi mempercayai temannya itu.
Detektif Yoo baru saja memarkirkan mobilnya dan saat ia keluar ia dipukul oleh benda yang keras oleh mata-mata jae Kyung. Mata-mata tersebut meletakkan pulpen didepan Detektif Yoo yang pingsan terkena pukulan.




Min Joon mendengar ada keributan dan ada ambulan yang lewat, segera ia mengetahui kalau ada yang tidak beres. Min Joon ketempat parkiran dan Detektif Yoo sudah dipindahkan ke dalam ambulan oleh petugas. Ada sinar lampu mobil yang menerangi matanya dan itu adalah mobil jae Kyung. Min Joon menatap kearah Jae Kyung yang tersenyum licik kearahnya. Wahhh.. bener2 kesal banget sama ahjushi ini, jahat banget.. g’ ada kerjaan lain apa (Woops !). Jae Kyung sepertinya meminta Min Joon untuk mengikuti mobilnya.




Song Yi baru pulang dan melihat Yoon Jae makan sendirian. Yoon Jae bertanya kemana kakaknya seharian. 

Song Yi: “aku sibuk. Apakah tidak ada yang meneleponku? Apakah ada yang mencariku? Misalnya tetangga.” Yoon Jae Bilang tidak dan Song Yi melihat ke ponselnya. Ia marah karena sudah mengungkapkan perasaannya namun Min Joon tidak pernah menelponnya. Ia berjanji tidak akan menemui Min Joon lagi. Namun sepertinya Song Yi berubah pikiran cepat sekali, ia mencari ikat rambutnya dan mungkin yang tertinggal di tempat Do Min Joon.




Min Joon masih mengikuti mobil Jae Kyung dan berhenti di tepi jurang. Min Joon bertanya apa kejadian yang menimpa Detektif Yoo dalh ulah Jae Kyung.

Jae Kyung: “bukannya aku sudah bilang? Alasan kenapa kau dan Cheon Song Yi masih hidup adalah karena aku membiarkan kalian hidup. jadi berterimakasihlah. Aku sangat tidak suka seseorang yag tidak tahu bagaimana cara berterimakasih.”
Min Joon menunjukkan FDnya. Jae Kyung berjanji akan berhenti jika Min Joon memberikannya. Tapi sepertinya Jae Kyung tidak puas, ia mengeluarkan pistol anestesi untuk hewan dan mengarahkannya pada Min Joon. Min Joon terlihat tenang-tenang saja. Jae Kyung berencana untuk menjadikan Min Joon menjadi tersangka pembunuhan terhadap Yoo Ra dan penyerangan atas Detektif Yoo..

Min Joon teringat perkataan Young Mok yang melarangnya untuk mengungkapkan identitas aslinya dihadapan orang lain.



Song Yi memasuki perpustakaan Min Joon dan mengelilingi tempat itu, ia bertanya-tanya apakah Min Joon sedang berkencan dengan orang. Dan terlhat ada mata-mata Jae Kyung yang sedang bersembunyi di balik kursi sampir memegang alat pemukul.
Jae Kyung menembakkan pelurunya, namun seketika itu Min Joon menghilang. Jae Kyung terlihat kebingungan dan merasa ada seseorang dibelakangnya.
Min Joon: “bukannya aku sudah bilang, kau tidak akan pernah bisa membunuhku”




Dan seperti biasanya selalu ada adegan dibagian akhir yang kadang mengejutkan, hehe dan kali ini datang dari Song Yi yang sedang konsultasi dengan dokternya.

Song Yi: “ku sangat bergantung pada bir dan ayam, aku sealu makan ayam dan bir saat aku tertekan. Tapi hatiku tidak berdebar-debar saat aku melihat kaki ayam. Tapi untuk dia aku berdebar. Degem degem . apakah aku harus memberikan contoh lain dokter? Saat aku melihat tas baru, hatiku berdebar. Hatiku berdetak dengan cepat. Tapi hanya karena aku tidak melihat tas itu, aku tidak menderita. Atau wanita lain yang membawanya, aku tidak punya keinginan untuk membunuh wanita itu. Tapi kali ini aku berbeda. Hatiku berdebar dan bibirku menjadi kering. Jika aku tidak melihatnya aku merasa khawatir. Wanita yang menggoda pria itu aku ingin.. !! aku minta maaf dokter. Aku minta maaf.. aku minta maaf. Dokter. Wanita yang menupahkan kopi pada pria itu dan membersihkannya. Aku ingin memathkan tangannya. Jenis emosi apa ini dokter?
Dokter menyarankan agar Song Yi mengganti dosisnya menjadi lebih kuat.. lol. Hehe, ini mah sakit cinta atuh dokter.




Sekian sinopsis dari saya..

Link Sinopsis Man From The Star Lengkap klik Disini

Tinggalkan komen anda dibawah sebagai masukan untuk saya. Dan jangan lupa follow blog dan jadi teman di fb saya ya .. ^_^
Arigato Gozaimas!! :) :) :)





 




Reaksi:

1 komentar:

  1. hai salam kenal... mau tanya ostnya waktu Bok Ja mengkhayal ketemu Do Min Joon lagi sepedaan itu apa ya? makasih,...

    BalasHapus